"Teman-teman, Nellia minta tolong lagi ya. Pliiiis. Teman-teman sekelas Nellia semuanya berubah menjadi kutu setelah Nellia sembarangan ngucapin mantera. Teman-teman tolong bantu Nellia ya. Nellia janji nggak akan ngucapin mantera sembarangan lagi deh!"
Ini adalah soal-soal teori peluang. Silahkan coba mengerjakannya, dan tekan tombol Kirim di bawah untuk melihat benar tidaknya jawabanmu.
Agar teman-teman Nellia dapat kembali seperti semula, Nellia perlu menanyakan mantera yang tepat kepada Ennovy Oit – sahabat perempuan Nellia yang telah berubah juga menjadi kutu. Hanya Ennovylah yang tahu manteranya. Bantulah Nellia mencarinya.
Di kelas Nellia ada 34 orang termasuk Nellia. 15 orang laki-laki dan 19 orang perempuan (Nellia seorang perempuan).
![]()
Nellia mengumpulkan 18 ekor kutu.
![]()
![]()
![]()
Bu Leira, petugas kebersihan yang sangat galak, kebetulan lewat. Beliau memberitahu Nellia, Oh, dari 18 kutu itu 10 cewek, 8 cowok. Ada Ennovy di situ.
Nellia tidak habis pikir, kok bisa ya Bu Leira langsung tahu. Ah, lupakan!
, pikirnya. Ada tugas yang lebih penting!
![]()
Teman-teman, sekarang tolong gambarin Nellia lagi dong, diagram Venn untuk kedelapanbelas kutu ini.
![]()
Kemudian Nellia mengambil seekor kutu.
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
Misalnya (cuma misalnya, lho!) kutu itu adalah kutu perempuan, berapa peluang bahwa itu adalah Ennovy?
![]()
![]()
Nellia meletakkan di telinganya untuk mendengar namanya.
Siapa namamu?
Ennovy!
Wah! Sekali pilih langsung tepat! Ini hal yang kemungkinannya kecil sekali! Berarti sebelumnya saya dalam keadaan tidak sadar sudah memilih banyak dari antara mereka.
![]()

Maka Nellia mengikuti Ennovy mengucapkan mantera, “Alumes itrepes ilabmek!” Maka kembalilah teman-teman Nellia menjadi manusia. “Hore...!”, teriak Nellia senang.
“Tetapi ups... Teman-teman, Nellia harus segera bersembunyi nih. Terimakasih ya. Jangan lupa jawabannya diperiksa lagi.”
![]()
"Teman-teman, Nellia minta tolong lagi ya. Pliiiis. Teman-teman sekelas Nellia semuanya berubah menjadi kutu setelah Nellia sembarangan ngucapin mantera. Teman-teman tolong bantu Nellia ya. Nellia janji nggak akan ngucapin mantera sembarangan lagi deh!"
Post new comment