0 (1) | 1 (1) | 5 (1) | A (23) | B (10) | C (6) | D (8) | E (5) | F (6) | G (4) | H (3) | I (4) | J (1) | K (16) | L (6) | M (10) | N (3) | O (2) | P (23) | R (1) | S (15) | T (14) | U (1) | V (2) | W (2) | Y (1)

Logika vs. Iman

Jangan pakai logika. Terima saja. Percaya saja.
Tuhan tidak ingin engkau memikirkan FirmanNya.
Berdoalah. Jangan pakai pikiran!
Jadi orang Kristen tidak boleh pakai rasio. Kita harus beriman.
Jangan pakai otak, tetapi pakai hati.

Sewaktu saya masih agak muda (belum setua sekarang), saya banyak mendengar para pendeta di gereja saya mengatakan kalimat-kalimat semacam itu beserta varian lainnya. Saya percaya mereka adalah orang-orang yang jujur dan punya motivasi yang baik untuk membangun iman para pendengarnya.

Logika

Apa itu logika?

List

Kamu bisa menuliskan nama-nama teman-temanmu dengan cara seperti ini:

Bomi, Mila, Enjel, Ahmad, Dhani, Endru,
Bleki, Manis, Joni, dan Grybqt

Atau bisa juga secara menurun seperti ini:

Bomi
Mila
Enjel
Ahmad
Dhani
Endru
Bleki
Manis
Joni
Grybqt

Entah bagaimana caramu menuliskannya, kedua cara penulisan tersebut mengungkapkan hal yang sama: sebuah daftar nama-nama teman-temanmu. Nah, ini disebut sebagai list. Mengapa bukan disebut daftar? Pertama, lebih keren jika menggunakan bahasa Inggris.

Labisilabalabayanglucu

Labi

Halo teman-teman! Namaku Labi. Nama lengkapku adalah Labisilabalabayanglucu. Aku adalah seekor laba-laba perempuan yang lucu, cantik, baik hati, tidak sombong, rajin menabung, hormat pada orang tua, dan berkaki delapan.

Labi sedang beranjak dewasa. Menurut tradisi suku kami, setiap laki-laki harus menjalani serangkaian ujian untuk membuktikan bahwa mereka adalah seekor laba-laba dewasa. Maka Labi harus menempuh empat macam ujian yang sulit dan jauh.

Lingkarans

Lingkaran-lingkaran yang muncul secara acak. Lingkaran dibuat menggunakan ellipse, dengan koordinat pusat lingkaran dihitung menggunakan random. Diameter elips dibuat sama lebar dan tingginya menggunakan variabel r.

Untuk membuat lingkaran memudar perlahan-lahan, digunakan rect dengan opacity tertentu yang menimpa gambar terus-menerus sehingga dihasilkan efek pudar.