0 (1) | 1 (1) | 5 (1) | A (23) | B (10) | C (6) | D (8) | E (5) | F (6) | G (4) | H (3) | I (4) | J (1) | K (16) | L (6) | M (10) | N (3) | O (2) | P (23) | R (1) | S (15) | T (14) | U (1) | V (2) | W (2) | Y (1)

Ekuivokasi

Kesesatan ekuivokasi terjadi ketika kamu menggunakan kata yang sama untuk dua maksud yang berbeda.

Kemarin ketika hari belum malam1 saya bermain malam2.

“Malam” yang pertama artinya malam hari, sedangkan “malam” yang kedua artinya mainan serupa lilin yang bisa dibentuk macam-macam.

Biasanya ekuivokasi yang dikatakan oleh dua orang dapat menjadi perdebatan konyol yang tak dapat diselesaikan.

- Dialog: Bertengkar karena malam -

Bomi: Agar sukses, kita harus menjadi orang yang bermimpi.

Mila: Mana bisa, kalau bermimpi artinya tidak berbuat apa-apa

Ex silentio

Ex silentio berarti “keluar dari kesunyian”.

Ecological Fallacy

Kesesatan ekologikal berbentuk seperti ini:

Kesesatan Ekologikal
x adalah anggota P
P secara keseluruhan bersifat y
x bersifat y
Umur rata-rata orang Indonesia lebih tinggi 10 tahun daripada umur rata-rata orang Uganda. Hasan orang Indonesia, Marganda orang Uganda. Pasti Hasan akan berumur lebih panjang daripada Marganda.

atau

- Dialog - Budi : Hasan, kamu anak SMA U ya? Hasan : Iya. Budi : Wah, hebat.

Ekspansi dan faktor dua suku

(a + b)(c + d) = ac + ad + bc + bd

Kesamaan ini dapat diartikan secara geometris dengan gambar seperti di atas. Sebuah persegi panjang yang besar memiliki dua sisi. Sisi pertama sepanjang a+b, sisi kedua sepanjang c+d.

Ekspansi dan faktor kuadrat jumlah

(a+b)^2=a^2+2ab+b^2

Kesamaan di atas dapat diartikan secara geometris seperti pada gambar.