Search form

Zoom Alkitab

Alkitab mengisahkan manusia secara zoom in dan zoom out.

Audiens

Alkitab memberikan kita cerita mengenai hubungan Allah dengan manusia. Kalau kamu perhatikan baik-baik cara penceritaan Alkitab dari awal hingga akhir, kamu akan menemukan bahwa ada pola zoom in - zoom out.

Zoom in dan zoom out

Ketika menggunakan kamera, kamu bisa melihat sesuatu yang sangat jauh dengan menggunakan zoom. Istilah zoom in berarti kamu menggeser lensa sehingga mengakibatkan objek yang jauh menjadi terlihat dekat. Ketika kamu melakukan ini, objek-objek di sekitarnya tidak lagi terlihat.

Proses sebaliknya disebut sebagai zoom out. Berarti kamu menggeser lensa untuk melihat objek kembali ke kejauhan. Sebagai akibatnya, kamu kembali melihat objek-objek di sekitarnya.

Nah, Alkitab juga menceritakan dengan gaya tertentu yang bisa kita analogikan sebagai zoom in dan zoom out, walaupun tidak tepat seperti itu.

Zoom in Perjanjian Lama

Perjanjian lama memberikan kita pandangan zoom in.

  1. Kejadian 1 menceritakan tentang penciptaan alam semesta bermula dari langit dan bumi hingga pada manusia.
  2. Kejadian 2 zoom kepada manusia, Adam dan Hawa.
  3. Seiring berjalan waktu, manusia semakin banyak.
  4. Namun, tidak semua orang kisahnya dicatat. Ada Kain, Habel dan Set, tetapi Alkitab hanya zoom kepada Set. Kemudian dilanjutkan Nuh.
  5. Setelah Nuh, zoomnya dilanjutkan dengan mempersempit pada Abraham, kemudian Ishak, kemudian Yakub.
  6. Yakub menjadi bapa orang Israel. Setelah itu, mereka semakin berkembang, dan akhirnya zoom pada Yehuda, terutama pada dinasti Daud dan Salomo.

Zoom out Perjanjian Baru

  1. Dari Yehuda, khususnya Daud, tibalah kita pada Yesus Kristus, yang dicatat dalam empat kitab injil. Di sinilah zoom alkitab berhenti.
  2. Mulai Kisah Para Rasul, zoomnya berbalik. Alkitab memberi gambaran yang semakin lama semakin luas. Dari Yehuda, Samaria, sampai ujung bumi.
  3. Surat-surat rasul kepada para jemaat merupakan pengajaran kepada jemaat-jemaat Kristen yang tersebar di wilayah-wilayah yang berbeda.
  4. Dalam kitab Wahyu, dicatat orang-orang yang tak terhitung jumlahnya.
  5. Kitab wahyu ditutup dengan penciptaan langit dan bumi yang baru.

Objek yang menjadi pusat

Kalau menggunakan kamera kamu men-zoom objek kejauhan yang menjadi pusat perhatian kamu, lalu siapakah pusat perhatian Alkitab?

Pusat perhatian Alkitab adalah Kristus. Perjanjian lama men-zoom menuju Kristus, dan setelah kita melihat Kristus, kita diajak untuk melihat karya Kristus secara zoom out. Karya Kristus mempengaruhi daerah-daerah sekitarnya hingga seluruh dunia.

Tanggapan

Nank

Bener yg dimuat dalam Alkitab kan inti dari penebusan/penyelamatan dunia, kalau masalah lain lain pasti ngikut alias idem.

Beri tanggapan