Lingkaran

Sketch keduamu: Lingkaran

Sekarang kita akan coba membuat sebuah gambar lingkaran.

size(400, 400);
background(#FFC80F);

stroke(#189D2D);
fill(#3FE88C);
ellipse(200, 200, 350, 350);

Cobalah tekan Run , dan kamu akan mendapatkan hasilnya seperti di bawah ini.

Sebenarnya apa yang dilakukan oleh program tersebut? Baiklah, sekarang kita akan melihatnya satu per satu.

Pertama, atur ukuran kanvasnya

size(400, 400);

Kamu hampir akan selalu memerlukan perintah ini setiap kali membuat sebuah sketch.

Lingkarans

Lingkaran-lingkaran yang muncul secara acak. Lingkaran dibuat menggunakan ellipse, dengan koordinat pusat lingkaran dihitung menggunakan random. Diameter elips dibuat sama lebar dan tingginya menggunakan variabel r.

Untuk membuat lingkaran memudar perlahan-lahan, digunakan rect dengan opacity tertentu yang menimpa gambar terus-menerus sehingga dihasilkan efek pudar.

Sudut Ko-terminal

Kalau kamu melakukan perjalanan menyusuri sebuah lingkaran, maka suatu saat kamu akan kembali ke tempat semula. Ini disebut titik terminal.

Sudut ko-terminal adalah sudut-sudut lingkaran yang sebenarnya menempati titik yang sama. Misalnya, sudut 30°, 390°, 750° dan -330° menempati titik yang sama.

Kamu bisa coba menggeser-geser α di atas, yang dapat berubah-ubah dari -9π(-1620°) hingga +9π(+1620°). Di bawahnya akan ditampilkan sudutnya baik dalam radian maupun derajat.