Search form

Kesesatan Pengecualian

Ketika kita berhasil membuat generalisasi, kita harus tetap menyadari bahwa kasus-kasus tertentu mungkin tidak cocok dengan generalisasi kita. Misalnya, ketika kita pikir semua kuda meringkik, kita harus menyadari juga bahwa ada kemungkinan kuda yang tidak meringkik. Kasus seperti ini disebut pengecualian. Jika generalisasinya sangat kuat, maka pengecualiannya disebut sebagai anomali atau keanehan.

Beri tanggapan