Kesesatan Pengecualian

Ketika kita berhasil membuat generalisasi, kita harus tetap menyadari bahwa kasus-kasus tertentu mungkin tidak cocok dengan generalisasi kita. Misalnya, ketika kita pikir semua kuda meringkik, kita harus menyadari juga bahwa ada kemungkinan kuda yang tidak meringkik. Kasus seperti ini disebut pengecualian. Jika generalisasinya sangat kuat, maka pengecualiannya disebut sebagai anomali atau keanehan.

5
Average: 5 (1 vote)
Your rating: None

Post new comment

  • Scripture references will be linked automatically to an online Bible. E.g. John 3:16, Eph 2:8-9 (ESV).
  • You can use Markdown syntax to format and style the text. Also see Markdown Extra for tables, footnotes, and more.
  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <code> <blockcode> <pre> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd> <span> <p> <q> <cite> <abbr> <blockquote> <table> <thead> <tbody> <tfoot> <th> <tr> <td> <caption> <h3> <h4> <h5> <h6> <hr>
CAPTCHA
Pertanyaan di bawah ini adalah untuk menguji apakah kamu manusia atau bukan.