Search form

Wahyu Khusus

Allah berbicara mengenai isi hatiNya kepada manusia.

Audiens

Taurat TUHAN itu sempurna, menyegarkan jiwa;
peraturan TUHAN itu teguh, memberikan hikmat kepada orang yang tak berpengalaman.
Titah TUHAN itu tepat, menyukakan hati;
perintah TUHAN itu murni, membuat mata bercahaya.
- Mazmur 19:7-8

Wahyu khusus adalah penyataan Allah dengan Bahasa. Ini disebut sebagai Firman Allah. Allah berbicara mengutarakan isi hatinya kepada manusia. Allah berbicara mengenai yang Ia sukai. Allah berbicara mengenai yang Ia benci. Allah berbicara mengenai maksud penciptaan segala sesuatu. Allah juga berbicara mengenai tujuan hidup manusia.

Allah berbicara

Allah berbicara? Melalui apa?

Allah tidak memiliki batasan bagaimana Ia harus berbicara kepada kita. Allah bisa saja hari ini memilih untuk menampakkan diriNya di hadapanmu, kemudian berbincang-bincang kepadamu. Allah juga bisa saja memilih untuk memperdengarkan suaraNya di telingamu dan berbicara. Atau, Allah bisa saja memunculkan e-mail yang tidak dari mana-mana. Allah tidak akan kesulitan berkomunikasi dengan semua itu. Namun permasalahannya, itu akan menjadi tidak objektif dan mudah dipalsukan oleh pihak lain. Maka Allah menunjuk para saksi.

Saksi-saksi Allah

Allah berbicara kepada orang-orang tertentu yang disebut nabi. Dan ini tidak terjadi setiap waktu. Ini hanya terjadi sebelum abad 1. Allah berbicara atau memberikan penglihatan kepada nabi, lalu nabi akan menyampaikan kepada orang banyak. Orang banyak akan bisa mengkonfirmasi kebenaran perkataan nabi tersebut.

Seringkali untuk meyakinkan orang banyak, Allah akan melakukan mujizat — yaitu hal-hal yang tidak mungkin dilakukan manusia — untuk menunjukkan bahwa nabi itu diutus oleh Allah.

Seringkali nabi juga berbicara mengenai sesuatu yang baru akan terjadi di masa yang akan datang. Maka orang bisa menguji, apakah yang dikatakan itu benar atau tidak. Kalau perkataan nabi itu dari Allah, pasti akan terjadi.

Para nabi berbicara mengenai hal yang Allah sukai dan Allah benci. Walaupun banyak yang dikatakan oleh para nabi, namun pesan utama yang Allah ingin sampaikan adalah rencana Allah secara keseluruhan bagi manusia. Dan rencana itu adalah Allah sendiri akan datang sebagai manusia.

Allah menjadi manusia

Puncaknya adalah ketika Allah sendiri datang sebagai manusia - itulah Tuhan Yesus Kristus. Ini terjadi pada abad pertama. Dengan Allah sendiri datang menjadi manusia, maka manusia dapat bercakap-cakap langsung denganNya. Allah secara langsung menyatakan seperti apa diriNya (Yohanes 14:9). Walaupun Allah bukan berbentuk seperti manusia, namun orang yang berjumpa dengan Kristus akan merasakan kasihNya dan keadilanNya. Dengan Kristus menjadi manusia, manusia dapat bercakap-cakap dengan Allah secara langsung.

Rasul

Selama Kristus ada di bumi, Allah memilih orang-orang tertentu yang menerima pengajaranNya, dan menjadi saksi semua perbuatan dan mujizat yang dilakukanNya. Mereka disebut sebagai rasul. Para rasul akan mengajarkan kepada lebih banyak orang dan ajaran mereka secara turun temurun telah kita terima sampai hari ini. Bagaimana mungkin kita bisa menerima ajaran dari abad pertama sampai kepada kita?

Alkitab

Para nabi mencatat perkataan mereka. Para rasul juga mencatat pengajaran mereka. Dua macam catatan inilah yang diwariskan kepada kita sampai hari ini. Catatan-catatan yang begitu banyak ini dikumpulkan menjadi satu, kita sebut sebagai Alkitab. Catatan nabi diberi judul Perjanjian Lama, dan catatan rasul diberi judul Perjanjian Baru.

Bukan hanya sekedar catatan, karena Alkitab berisi berita yang penting sekali. Alkitab berisi seluruh rencana Allah bagi manusia dari awal hingga akhir dunia. Alkitab adalah perkataan Allah sendiri untuk kita. Alkitab adalah Firman Allah. Berita sepenting ini dalam pencatatannya pasti akan sangat dijaga oleh Allah sehingga bisa sampai kepada kita hari ini dengan dapat dipertanggungjawabkan.

Beri tanggapan