Misalnya kamu memiliki sebuah kertas dengan lebar 10cm dan tinggi 20cm. Berarti kertas tersebut memiliki perbandingan lebar:tinggi 1:2. Kemudian kamu mencetak fotomu di atas kertas tersebut. Semua tampak baik-baik kecuali jerawat di hidungmu. Kemudian kamu baru sadar, foto ini tidak akan muat dalam amplop. Amplopnya hanya muat untuk kertas berukuran 10cm×10cm. Karena tidak punya kertas lain, dan kamu tidak ingin wajah cantikmu (atau ganteng) terlipat, maka kamu melipat kertas semula jadi dua bagian, dan mencetak kembali fotomu di halaman belakangnya.

Tampaknya permasalahan yang mudah. Tetapi, perbandingan semula adalah 1:2 dan sekarang menjadi 1:1! Ini baru masalah besar! Kalau kamu mencetak fotomu dalam perbandingan 1:2, maka entah kamu harus memotong atas bawahnya (crop), atau fotomu menjadi terlalu kecil (fit). Di lain pihak, kalau kamu ngotot seluruh fotomu harus terlihat, maka kamu harus mengubah perbandingannya menjadi 1:1, yang berarti wajahmu akan molor ke kanan dan ke kiri (stretch). Hasilnya seperti terlihat pada gambar berikut.

Hasil dari crop, fit, dan stretch.
Tentu saja masalah ini tidak real (atau jangan-jangan itu kamu?). Kamu bisa dengan mudah membeli kertas lain atau membuat foto lagi. Tetapi ini menimbulkan sebuah pertanyaan. Bisakah kita membuat kertas dengan perbandingan tertentu, lalu setelah kertas tersebut dilipat dua, masih memiliki perbandingan yang sama?

Adakah perbandingan kertas yang tetap sama ketika dilipat dua?
Kertas folio tidak memiliki sifat seperti ini. Kertas folio yang kita pakai berdimensi 8.5″×13″. Perbandingannya adalah 17:26. Kalau kamu melipatnya tepat di tengah seperti pada gambar, maka kamu akan mendapatkan dimensi 6.5″×8.5″, yang perbandingannya adalah 13:17, berbeda dengan yang semula.

Kertas folio tidak memiliki sifat itu.
Berapakah perbandingannya?
Kertas yang sedang kita cari adalah yang memiliki sifat seperti yang telah disebut di atas. Kertas ini ketika dilipat dua harus memiliki perbandingan yang sama seperti semula (dalam kondisi tegak). Satu-satunya perbandingan yang memenuhi syarat tersebut adalah 1:. Dapatkah kamu membuktikannya? Kamu boleh langsung mempercayainya begitu saja, atau jika tidak kamu boleh melihat buktinya dengan mengklik tombol berikut.
Rumus untuk menentukan ukurannya
Misalnya kertas yang kita miliki memiliki luas L0. Setelah dilipat, kertas itu luasnya akan menjadi setengah kalinya, yaitu . Ini kita sebut sebagai L1, yaitu luas kertas setelah dilipat satu kali. Kemudian, kertasnya bisa dilipat lagi untuk kedua kalinya, yang luasnya menjadi L2, dan seterusnya. Dengan demikian rumus luas kertas untuk lipatan ke-n adalah:
- Luas kertas setelah dilipat n-kali
Kemudian, kita juga bisa mencari rumus lebar dan tinggi untuk lipatan ke-n.
- Lebar kertas setelah dilipat n-kali
- Tinggi kertas setelah dilipat n-kali
Adakah ukuran kertas dengan perbandingan seperti itu?

Ada! Kertas dengan perbandingan 1: adalah kertas seri A dan seri B. Salah satu ukuran kertas HVS yang banyak dipakai di sekolah maupun perkantoran adalah ukuran A4. Kamu mungkin memakai file binder dengan ukuran B5 atau A5. Dan perbandingan ini bukan hanya untuk kertas saja, tetapi amplop seri C juga menggunakan perbandingan tersebut. Ini semua diatur dalam ISO 216.
Kertas seri A
Ukuran kertas seri A dimulai dari A0 dengan luas 1m2. Berdasarkan luas ini, kita dapat mencari lebar dan tingginya. Bukan hanya itu, dengan mensubtitusikan L0 pada rumus sebelumnya, kita bisa mendapatkan rumus ukuran kertas seri A.
- Rumus ukuran kertas seri A
Hasilnya, kertas seri A memiliki ukuran sebagai berikut, dinyatakan dalam satuan milimeter.
| Kertas | Luas | lebar | tinggi |
|---|---|---|---|
| A0 | 1.000.000 mm2 | 841 mm | 1.189 mm |
| A1 | 500.000 mm2 | 595 mm | 841 mm |
| A2 | 250.000 mm2 | 420 mm | 595 mm |
| A3 | 125.000 mm2 | 297 mm | 420 mm |
| A4 | 62.500 mm2 | 210 mm | 297 mm |
| A5 | 31.250 mm2 | 149 mm | 210 mm |
Kertas B
Kertas B dimulai dari ukuran B0 yang luasnya m2.
- Rumus ukuran kertas seri B
Hasilnya, kertas seri B memiliki ukuran sebagai berikut, dinyatakan dalam satuan milimeter.
| Kertas | Luas | lebar | tinggi |
|---|---|---|---|
| B0 | 1.414.214 mm2 | 1.000 mm | 1.414 mm |
| B1 | 707.107 mm2 | 707 mm | 1000 mm |
| B2 | 353.553 mm2 | 500 mm | 707 mm |
| B3 | 176.777 mm2 | 354 mm | 500 mm |
| B4 | 88.388 mm2 | 250 mm | 354 mm |
| B5 | 44.194 mm2 | 177 mm | 250 mm |
Amplop seri C
Amplop seri C digunakan untuk menampung kertas seri A. Amplop seri C dimulai dari C0 yang luasnya adalah m2.
- Rumus ukuran amplop seri C
| Amplop | Luas | lebar | tinggi |
|---|---|---|---|
| C0 | 1.189.207 mm2 | 917 mm | 1297 mm |
| C1 | 594.604 mm2 | 648 mm | 917 mm |
| C2 | 297.302 mm2 | 459 mm | 648 mm |
| C3 | 148.651 mm2 | 324 mm | 459 mm |
| C4 | 74.325 mm2 | 229 mm | 324 mm |
| C5 | 37.163 mm2 | 162 mm | 229 mm |
Jadi, dengan menggunakan kertas seri A, kamu tidak perlu takut lagi hasil cetakanmu akan terpotong atau menyisakan ruang kosong di kiri kanannya, atau terlihat molor kesana kemari. Bahkan, ada jaminan kamu bisa beli amplop yang cukup untuk menampungnya.
Gambar: The Mona Lisa, Leonardo Da Vinci.
Add new comment