Search form

Tabel Data

Menyajikan data dalam bentuk tabel.

Audiens

Cara termudah untuk menampilkan data adalah dengan menggunakan tabel. Melalui tabel, kamu dapat memperlihatkan hubungan antara satu hal dengan hal yang lain.

Dari permasalahan sebelumnya, alih-alih kita menuliskan:

Tinggi badan Bomi adalah 160cm, Mila 130cm, Enjel 155cm, Syerli 140cm, dan Mapuda 180cm.

Kita akan menggunakan tabel untuk mendaftar tinggi badan mereka.

Kepala tabel

Pertama, tuliskan hal apa saja yang akan dihubungkan. Pada contoh ini, kita akan menghubungkan nama teman dengan tinggi badan mereka. Maka tuliskan Nama dan Tinggi badan sebagai kepala tabel (yaitu baris pertama).

Nama Tinggi badan

Tuliskan data

Berikutnya, isikan pasangan nama dan tinggi badan yang hendak kamu sebut.

Nama Tinggi badan
Bomi 160cm
Mila 130cm
Enjel 155cm
Syerli 140cm
Mapuda 180cm

Sampai di sini, kamu sudah boleh berhenti. Namun ada beberapa hal yang bisa membantu orang lebih baik lagi dalam membaca datamu.

Urutkan datanya

Lebih baik kamu urutkan datanya. Selain terlihat lebih bagus, data yang terurut juga memudahkan orang dalam mencari baris tertentu. Cara pengurutan tidak ada yang mutlak, pertimbangkan berdasarkan efisiensi pencarian data. Biasanya orang mengurutkan nama sesuai abjad, dan bilangan berdasarkan urutan bilangan. Di bawah ini tabel tersebut diurutkan dalam dua cara.

Nama Tinggi badan
Bomi 160cm
Enjel 155cm
Mapuda 180cm
Mila 130cm
Syerli 140cm

Tabel diurutkan berdasarkan nama. Pengurutan ini sangat cocok untuk menjawab pertanyaan seperti, Berapakah tinggi badan Mila? Orang tinggal mencari baris dengan nama depan M, lalu mencari nama Mila.

Nama Tinggi badan
Mila 130cm
Syerli 140cm
Enjel 155cm
Bomi 160cm
Mapuda 180cm

Tabel diurutkan berdasarkan tinggi badan. Pengurutan ini sangat cocok untuk menjawab pertanyaan seperti, Siapakah yang tinggi badannya 155cm? Kita tinggal mencari 155 pada kolom tinggi badan dari atas ke bawah, dan segera kita akan mendapatkan jawabannya.

Beri Judul

Judul tabel juga sangat berguna. Dengan judul, orang akan dapat langsung mengetahui mengenai apakah datamu. Tabel kita sebelumnya mengaitkan antara nama dengan tinggi badan. Tetapi orang tidak tahu, siapakah mereka ini? Kemudian apakah data ini berlaku setiap waktu atau pada waktu tertentu saja? Kita bisa memberi informasi sedikit mengenai hal itu.

Perbandingan

Sekarang tabel kita sudah jadi. Terlihat lebih jelas, bukan? Silahkan kamu lihat perbandingan cara menyajikan data di bawah ini. Kalau kamu belum merasakan manfaat apa-apa, cobalah bayangkan yang akan terjadi seandainya data yang ada berjumlah 100.

Tinggi badan Bomi adalah 160cm, Mila 130cm, Enjel 155cm, Syerli 140cm, dan Mapuda 180cm.

Penggunaan

Tabel digunakan untuk memperlihatkan kaitan antara dua hal atau lebih (disebut sebagai relasi). Tabel sangat baik untuk menampilkan data dengan detail yang begitu banyak. Contoh-contohnya adalah:

  • Daftar harga
  • Daftar telepon
  • Skor permainan
  • Spesifikasi komputer
  • Hasil pemeriksaan kesehatan
  • dan lain-lain

Walaupun penggunaannya sangat luas, namun tabel memiliki kelemahan. Kita sulit untuk membandingkan dua kuantitas dalam bentuk tulisan secara cepat (misalnya, 182 dengan 167). Lebih mudah untuk membedakan kuantitas dalam bentuk gambar yang terukur. Maka pada bagian berikutnya, kita akan menggunakan diagram sebagai pengganti tabel.

Beri tanggapan