Search form

Pengantar Relasi

Apakah relasi itu?

Pernahkah kamu berpacaran? Baiklah, saya tidak akan membuatmu sedih dengan keadaanmu, maka saya ganti pertanyaannya: Pernahkah kamu berteman?

Waktu kamu berteman, kamu sedang menjalin sebuah hubungan dengan temanmu. Temanmu juga sedang menjalin sebuah hubungan denganmu. Dengan demikian kamu berdua menjadi terhubung satu sama lain.

Segala sesuatu berhubungan

Kapanpun dan di manapun kamu berada, sadar maupun tidak, waras maupun tidak waras, suka maupun duka, sehat maupun sakit, kamu menjumpai bahwa segala sesuatu di jagat raya ini saling berhubungan satu sama lain. Tentunya hubungan antara kucing dengan monyet berbeda dari hubungan antara obat dengan penyakitmu, namun satu hal yang pasti: segala sesuatu ada hubungannya!

Saya akan memberikan beberapa contoh lagi.

  • Kamu sekarang sedang membaca kalimat. Dalam kebanyakan kalimat yang kamu baca kamu sedang menghubungkan antara subjek dengan objek: Budi memakan Mira, Jono bersusah payah mengeluarkan kotoran hidungnya, dan kalimat-kalimat lainnya.
  • Kamu adalah anak dari ayah dan ibumu. Ayah dan ibumu memiliki hubungan sebagai suami istri, kamu dan orang tuamu memiliki hubungan sebagai anak.
  • Kamu dan layar monitormu berhubungan. Kamu berada di depan monitor, dan monitor juga ada di depan kamu.

Ada sifat-sifat yang sama

Dalam segala hal ternyata ada konsep hubungan atau relasi (untuk selanjutnya kita akan pakai istilah relasi - ini bisa membuatmu tampak lebih pintar). Seringkali kita melihat hubungan-hubungan tersebut memiliki sifat-sifat yang mirip. Contohnya, saya akan menyebutkan 3 macam relasi di bawah ini, yaitu antara Budi dan Joni, antara 5 dan 2, serta antara mie dengan kwetiau.

  • Budi dan Joni berteman.
  • 5 dan 2 jika dijumlahkan adalah 7.
  • Makan mie dan kwetiau membuat kenyang.

Apakah kesamaan ketiga macam relasi tersebut? Yang saya maksud bukanlah Budi sama dengan mie, dan Joni adalah nama kwetiau. Yang saya maksud adalah, hubungan antara mie dengan kwetiau, apakah kesamaannya dengan hubungan antara Budi dengan Joni?

Lain lagi dengan dua contoh berikut ini. Ada Karel dan singa, kemudian dihadirkan kembali 5 dan 2.

  • Karel memakan singa.
  • Bilangan 5 lebih besar dari bilangan 2.

Apakah kesamaan dari kedua relasi tersebut? Dan apakah beda kedua relasi tersebut dengan kumpulan relasi yang disebut sebelumnya?

Nah, kamupun bisa menemukan berbagai macam relasi dengan sifat-sifat yang mirip.

Abstraksi

Setelah kita menemukan kemiripan-kemiripan tersebut, maka kita akan mempelajari sifat-sifat relasi tanpa memperhatikan bendanya. Jadi, kita bukan hendak mempelajari Budi, Joni, Karel, singa, mie, kwetiau, bilangan 5, dan bilangan 2.

Inilah tugas bidang matematika, yaitu membuat abstraksi, yaitu memikirkan sebuah konsep tetapi dipisahkan dari bendanya. Mengapa? Karena memang yang hendak kita pelajari adalah sifat relasinya, bukan siapa si Budi itu, dan mengapa Karel makan singa. Dengan demikian, kita akan menemukan seperangkat hukum yang mengatur relasi-relasi itu, dan bisa kita terapkan pada bidang-bidang lain.

Bidang apa?

Contoh bidang yang sangat bergantung dari konsep relasi ini:

  • Relational Database - kebanyakan database yang sering kamu pakai (secara tidak sadar, tentunya) adalah hasil dari konsep relasi ini. Setiap database terdiri dari kumpulan relasi (nama lainnya tabel), yang terdiri dari kumpulan record (tuples) dan field (atribut). Banyak website yang kamu kunjungi menggunakan MySQL, salah satu relational database manager. Contohnya adalah Wordpress.com, dagdigdug.com (karena pakai WordPress juga).

Beri tanggapan