Search form

Paradigma Pemrograman

Sebelum kamu mulai lebih lanjut dengan Processing, kamu mungkin perlu mengubah cara pandangmu mengenai pemrograman. Terutama kalau kamu sebelumnya telah mempelajari berbagai bahasa pemrograman.

Umumnya, kamu membuat program dengan tujuan untuk membuat komputer melakukan apa yang kamu inginkan (setidaknya, ada orang yang menginginkannya, meskipun kamu sendiri membuatnya dengan terpaksa). Tetapi cara berpikir seperti ini kurang tepat jika kamu membuat program menggunakan Processing.

Paradigma seni

Dengan Processing, kamu bukan sekedar membuat program. Dengan Processing, kamu membuat sebuah karya seni. Setiap program dalam Processing disebut sebagai sketch, bukan code. Maka, fokus utamanya bukanlah bagaimana kamu memprogram dengan benar sehingga komputer mengerjakan tepat seperti yang kamu mau, melainkan menghasilkan sebuah karya seni digital yang penuh eksperimen - yang seringkali melampaui apa yang kamu harapkan.

Processing adalah alat. Alat untuk membuat sebuah karya seni digital. Ia adalah seperti palet dan kuas di tangan seorang pelukis.

Teknik yang bertumbuh

Dengan teknik yang paling sederhana pun, kamu sudah bisa membuat sebuah karya menggunakan Processing. Setiap teknik yang kamu kuasai menjadi modal untuk kamu menghasilkan karya yang lebih rumit. Maka kamu tidak perlu takut membayangkan program-program yang sulit. Pelajarilah teknik yang sederhana, bereksperimen dengannya, kemudian pelajari teknik yang lebih canggih lagi, demikian seterusnya.

Kreativitas

Membuat sebuah karya seni berarti kamu bukan saja memiliki teknik, tetapi juga kreativitas. Teknik yang canggih memungkinkan kamu untuk menghasilkan karya seni yang lebih rumit, tetapi selebihnya adalah kreativitas.

Unsur kejutan

Ini yang paling penting. Ini adalah unsur yang hampir tidak pernah kamu jumpai ketika kamu membuat program aplikasi, yaitu unsur kejutan. Setelah kamu membuat suatu karya, bereksperimenlah dengan hasil karyamu itu. Ubahlah faktor pengali yang kamu pakai. Ubahlah sin menjadi cos. Ubahlah tan menjadi log. Kemudian lihat apa yang terjadi dengan gambar maupun animasimu. Seringkali ini menghasilkan sesuatu yang tidak pernah kamu bayangkan sebelumnya.

Meskipun sulit dikendalikan, tetapi justru itu yang membuat pemrograman dengan Processing menjadi lebih menarik. Dua orang yang membuat program dengan teknik yang sama bisa menghasilkan karya yang berbeda sama sekali. Dan seringkali, setelah kamu bereksperimen dengan sketch-mu, kamu akan mendapati bahwa program yang kamu ketikkan menjadi jauh lebih rumit dari semula.

Beri tanggapan