Search form

Negasi

Menyatakan ketidaksetujuan.

Audiens
Jam tangan Kabul terdapat di laci pertama.
Tidak. Jam tangan Kabul tidak terdapat di laci pertama.

Dalam dialog di atas, Mila tidak menyetujui kalimat Bomi, Jam tangan Kabul terdapat di laci pertama, maka Mila mengatakan kalimat yang berlawanan dengan kalimat semula, Jam tangan Kabul tidak terdapat di laci pertama. Siapakah dari antara mereka yang berkata benar? Kita tidak tahu. Tetapi kita bisa yakin bahwa satu dari mereka pasti benar, dan satu lagi pasti salah. Kalau Bomi berkata benar, berarti Mila salah. Kalau Bomi ternyata salah, maka Mila yang benar.

Di bawah ini ada beberapa contoh kasus.

Fakta Di laci 1 Di laci 2 Di laci 3 Di luar laci
... terdapat di laci pertama.
... tidak terdapat di laci pertama.

Seperti halnya Mila, kadang-kadang kamu perlu mengungkapkan ketidaksetujuan terhadap suatu kalimat yang diucapkan orang lain. Kalimat yang kamu ucapkan itu disebut sebagai negasi (atau ingkaran). Kalimat negasi tidak menyetujui kalimat pertama. Kalau kalimat pertama benar, maka kalimat negasinya adalah salah. Begitu juga sebaliknya, kalau kalimat pertama salah, maka kalimat negasinya benar.

Negasi
Negasi atau ingkaran adalah pernyataan yang kebenarannya berlawanan dengan pernyataan semula. Kalau kalimat yang semula benar, berarti negasinya salah. Kalau kalimat yang semula salah, berarti negasinya harus benar.

Simbol

Untuk keperluan analisa yang lebih mudah, kita biasanya menggunakan simbol huruf (misalnya p) untuk mewakili kalimatnya, dan simbol ¬ p untuk mewakili kalimat negasinya.

Misalnya, kita bisa mengatakan bahwa:

p = Jam tangan Kabul terdapat di laci pertama.

Maka kalimat negasinya disimbolkan dengan ¬ p.

¬ p = Jam tangan Kabul tidak terdapat di laci pertama.

Simbol ~ p (tilde) juga sering dipakai, tetapi simbol yang baku adalah ¬, yang dalam HTML ditulis menggunakan ¬.

Bisa kalimat lain

Kalimat negasi yang diucapkan Mila tidak mutlak harus seperti itu. Kamu bisa memilih kalimat lain. Kalimat-kalimat di bawah ini adalah negasi dari p.

  • ¬ p = Jam tangan Kabul tidak terdapat di laci pertama.
  • ¬ p = Tidak benar bahwa jam tangan Kabul terdapat di laci pertama.
  • ¬ p = Salah bahwa jam tangan Kabul terdapat di laci pertama.
  • ¬ p = Jam tangan Kabul terdapat selain di laci pertama.

Sifat kalimat negasi

Kalimat negasi bisa berupa kalimat apa saja, tetapi ada sebuah syarat yang tidak boleh dilanggar. Syarat itu adalah: Kalau kalimat pertama benar, maka kalimat negasinya harus salah. Sebaliknya, kalau kalimat pertamanya salah, maka kalimat negasinya harus benar. Tabel di bawah ini mengungkapkan hal itu.

p ¬ p
S B
B S

Misalkan p adalah sebuah pernyataan. Karena kita tidak tahu kebenaran dari p, maka kita mendaftar semua kemungkinannya. Tabel berikut mengungkapkan dua kemungkinan kebenaran ¬ p.

baca selengkapnya

Dengan demikian, jika Mila mengatakan, Jam tangan Kabul terdapat di laci kedua, Mila bukan mengatakan kalimat negasi dari Bomi, melainkan Mila hanya mengatakan sebuah fakta lain. Hal ini akan jelas ketika faktanya jam tangan Kabul terdapat di laci ketiga. Bomi memang salah, namun Mila juga salah. Karena sama-sama salah, maka kalimat yang pertama tidak mungkin negasi dari kalimat kedua.

Fakta Di laci 1 Di laci 2 Di laci 3 Di luar laci
... terdapat di laci pertama.
... terdapat di laci kedua.

Pertanyaan

  1. Apakah kalimat negasi selalu salah?
  2. Kalau ada dua kalimat, kalimat pertama adalah p dan kalimat kedua adalah q, syarat apakah yang harus dimiliki q agar q menjadi negasi kalimat yang pertama?
  3. Terdapat tiga buah kalimat: Kertas ini berwarna putih., Kertas ini tidak berwarna putih., Kertas ini berwarna hitam.
    Yang manakah dari ketiga kalimat tersebut yang saling negasi? Mengapa?

Tanggapan

YasRizar

trims atas semua artikel nya sangat membantu, kalau boleh request mohon di bahas lebih dlm lagi tntg logika matematika bukan negasi saja trims.

Beri tanggapan