Search form

Kristus, Manusia, Laki-laki dan Perempuan

Pernikahan mewakili hubungan Kristus dengan UmatNya.

Audiens

Kalau kamu ditanya mengapa kamu pacaran, apa jawabmu? Kamu mungkin akan menjawab, kalau kamu jatuh cinta dengannya. Kamu ingin terus bersamanya.

Semuanya terjadi secara alami. Kamu tidak merencanakan untuk jatuh cinta. Kamu tiba-tiba saja jatuh cinta. Bagi sebagian orang hal ini tidak masuk akal, karena itu orang-orang tertentu berusaha menemukan alasan mengapa mereka harus mencintai orang lain.

Mengapa kamu mencintai seseorang dan ingin bersekutu dengannya lebih dalam? Ada dorongan dari dalam hatimu. Mengapa manusia memiliki dorongan itu? Karena Allah yang mendisain semua itu.

Rencana besar Allah

Sejak semula, sebelum Allah menjadikan apa pun, Allah sudah menetapkan sebuah rencana besar. Rencana besar itu adalah menciptakan dunia dengan Kristus sebagai kepala (Efesus 1:9-10). Ini adalah Rencana Besar Allah. Rencana ini Besar dan Kekal. Besar karena seluruh hal yang ada di dunia ini, setiap hal yang dapat kita ketahui dalam dunia ini sampai pada hal yang sekecil-kecilnya: kecoa, sepatu, bakteri, DNA, dan sebagainya, adalah bagian dari rencana Allah. Bayangkan itu! Kekal karena rencana ini jangkauannya bukan hanya suatu masa yang terbatas saja, bukan hanya untuk satu saat dalam sejarah, melainkan untuk selama-lamanya. Kamu tidak akan bisa bayangkan lagi!

Maka Allah menciptakan segala sesuatu. Tetapi, dari segala sesuatu yang Allah ciptakan: hewan, tumbuhan, gunung, sungai, malaikat, ada sesuatu yang sengaja diciptakan Allah untuk Allah cintai. Apa itu? Umat Allah.

Allah sengaja menciptakan manusia untuk dicintai Allah. Untuk menjadi ciptaan yang memancarkan Allah dan bisa dibangga-banggakan. Menjadi ciptaan yang boleh secara intim dekat dengan Allah melebihi malaikat sekalipun.

Allah mendisain hal ini sejak semula. Allah menetapkan Anak Allah, yaitu Kristus, menjadi model bagi seluruh umat Allah. Lalu Allah menciptakan Umat Allah, yang mirip Kristus, diciptakan untuk memiliki hubungan yang erat dengan Kristus. Hubungan itu disebut sebagai Satu Roh (1 Korintus 6:17). Tidak ada malaikat yang boleh memiliki hubungan sedekat itu dengan Allah. Hanyalah khusus umat Allah.

Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai, dan memuliakan Dia! Karena hari perkawinan Anak Domba telah tiba, dan pengantin-Nya telah siap sedia. — Wahyu 19:7

Ini adalah kisah cinta yang paling besar sepanjang sejarah. Ini adalah hubungan yang intim. Tidak dapat dimengerti oleh malaikat sekalipun. Ini adalah kasih yang eksklusif.

Pernikahan mewakili hubungan Kristus dengan UmatNya

Inilah yang menjadi dasar Allah mendisain hubungan eksklusif manusia. Manusia didisain sebagai laki-laki dan perempuan, untuk bersekutu dalam sebuah hubungan eksklusif, yang saat ini kita kenal sebagai pernikahan. Hubungan ini mencerminkan hubungan antara Kristus dengan UmatNya. Dalam Efesus 5:22-33 Paulus menasehatkan pada jemaat di Efesus mengenai hubungan suami-istri yang seharusnya di dalam Kristus atas dasar ini.

Mengapa kamu pacaran? Karena kamu ingin menikah. Mengapa ingin menikah? Karena Allah ingin saya menyatakan kasih dalam diri Allah Tritunggal dalam pernikahan. Karena Allah ingin saya memancarkan hubungan antara Kristus dengan UmatNya.

Beri tanggapan