Search form

Apa itu kontradiksi?

Tidak dapat sama-sama benar, pada waktu yang sama dan dalam pengertian yang sama.

Audiens

Dua hal yang saling kontradiksi adalah dua hal yang tidak dapat sama-sama benar pada waktu yang sama dan dalam pengertian yang sama.

Kontradiksi
Tidak dapat sama-sama benar pada waktu yang sama dan dalam pengertian yang sama.

Apakah maksudnya? Mari kita sama-sama mencoba mengerti dari contoh sebelumnya. Ebing menganggap bahwa Farhan pipis di celana. Tetapi Farhan membantahnya. Kamu perlu membaca terlebih dahulu kisah yang dimaksud.

Kita dapat menyederhanakan dialog mereka dengan dua kalimat berikut.

Farhan pipis di celana.
Farhan tidak pipis di celana.

Tidak dapat sama-sama benar

Kontradiksi tidak dapat sama-sama benar. Sementara Ebing bilang iya, Farhan bilang tidak. Entah siapa dari mereka yang benar, yang jelas kalau ternyata Ebing benar, berarti Farhan salah. Sebaliknya, kalau Ebing salah, pasti Farhan benar. Hanya ada dua kemungkinan, dan tidak mungkin keduanya sama-sama benar. Ini adalah kontradiksi.

Kemungkinan 1
Kemungkinan 2

Tetapi kita perlu memastikan bahwa ini adalah kontradiksi. Benarkah kedua kelompok ini tidak dapat sama-sama benar? Kita harus memastikan bahwa mereka membicarakan hal yang sama. Kita harus memeriksa waktu dan pengertian yang dimaksud dari kalimat yang mereka permasalahkan: Farhan pipis di celana.

Pada waktu yang sama

Apakah waktu yang dimaksud oleh kedua orang itu sama? Seandainya kita tanya kepada mereka mengenai waktu kejadiannya, dan mereka menjawab seperti ini:

Iya. Farhan pipis di celana sekarang.
Nggak. Aku tidak pipis di celana kemarin.

Kalau mereka menjawab seperti itu, maka ini bukan kontradiksi. Mengapa? Karena waktu yang dimaksud berbeda. Ebing memaksudkan Farhan pipis sekarang, tetapi Farhan memaksudkan tidak pipis kemarin. Kedua kalimat ini sedang membicarakan kejadian yang berbeda.

Entah mereka berkata benar atau tidak, kita tidak tahu. Yang jelas, keduanya masih mungkin sama-sama benar. Ketika Farhan mengatakan Aku tidak pipis di celana kemarin, ia tidak mengatakan apa-apa mengenai kejadian hari ini. Berarti masih ada kemungkinan ia pipis di celana hari ini.

Tetapi kalau mereka memaksudkan waktu yang sama:

Iya. Farhan pipis di celana sekarang.
Nggak. Aku tidak pipis di celana sekarang.

Kita masih harus menguji satu aspek lagi, yaitu pengertiannya.

Dalam pengertian yang sama

Seandainya kita tanya, apa yang mereka maksudkan mengenai pipis di celana.

Tentu saja maksudnya Farhan pipis di celananya sendiri.
Aku tidak pipis di celana Gilang.

Sama seperti pengandaian sebelumnya, pembicaraan ini mengacu pada kejadian yang berbeda. Ketika Farhan mengatakan Aku tidak pipis di celana Gilang, ia tidak mengatakan apa-apa mengenai ia pipis di mana. Jadi masih ada kemungkinan ia pipis di celananya sendiri. Jadi, kedua kalimat di atas masih bisa sama-sama benar.

Tetapi, kalau ternyata pengertian yang dimaksud sama:

Tentu saja maksudnya Farhan pipis di celananya sendiri.
Aku tidak pipis di celanaku sendiri.

Mereka tidak bisa sama-sama benar. Berarti kalimat-kalimat tersebut kontradiksi.

Jangan buru-buru menghakimi

Tujuan kamu belajar logika adalah agar lebih bijaksana dalam berbicara dan bertindak. Ketika kamu menemukan kalimat orang berkontradiksi dengan kalimat sebelumnya, kamu harus menyadari bahwa:

  1. Kamu harus terlebih dahulu memastikan bahwa memang kedua kalimat itu berkontradiksi, dengan menguji waktu dan pengertian yang dimaksud oleh kedua kalimat tersebut. Jangan-jangan, kedua kalimat itu membicarakan hal yang berbeda.
  2. Ketika kamu berhasil menentukan bahwa memang keduanya berkontradiksi, kamu tetap belum dapat menentukan yang mana yang benar dan yang mana yang salah. Kontradiksi hanya mengungkapkan bahwa salah satu dari kedua kalimat tersebut pasti bohong. Tapi kita belum tahu yang mana yang bohong.

Contoh-contoh lain

Kita bisa membuat berbagai contoh kalimat yang berkontradiksi. Pada dasarnya, kontradiksi tidak dapat sama-sama benar. Paling mudah adalah mengenalinya dalam kalimat yang membicarakan iya dan tidak.

Joni mencuri ikan.
Joni tidak mencuri ikan.

Dua kalimat di atas pasti kontradiksi. Agar lebih jelas kontradiksinya, kita perlu memasukkan syarat mengenai waktu dan pengertiannya.

Joni mencuri ikan Tuna terbesar di Karfur Tanah Abang tanggal 21 Maret 2013 pk. 14.25.
Joni tidak mencuri ikan Tuna terbesar di Karfur Tanah Abang tanggal 21 Maret 2013 pk. 14.25.

Dengan demikian sangat jelas bahwa kedua kalimat itu kontradiksi.

Pertanyaan-pertanyaan

  1. Kontradiksi tidak dapat sama-sama benar. Apakah bisa sama-sama salah?
  2. Cobalah ingat-ingat pembicaraan orang-orang di sekitarmu, atau berita-berita yang kamu dengar sepanjang hari ini. Adakah pembicaraan yang bersifat kontradiksi? Apakah pembicaraan itu benar-benar kontradiksi, ataukah memaksudkan dua kejadian yang berbeda?
  3. Pernahkah kamu mendengar atau mengalami perdebatan yang cukup panjang karena dua orang mengatakan hal yang kontradiksi, tapi ternyata yang dimaksud adalah kejadian yang berbeda? Kalau kamu yang mengalami sendiri, apa yang sebaiknya kamu lakukan agar terhindar dari hal tersebut? Apa yang sebaiknya kamu lakukan jika kamu terjebak dalam perdebatan semacam itu?
  4. Kalau orang yang sama mengatakan hal yang berkontradiksi, kesimpulan apakah yang dapat kamu tarik mengenai yang dilakukan orang itu?

Tanggapan

Arfa

Penjelasan yang sangat baik. Cukup singkat namun jelas. Saya suka contoh cerita dan gambarnya. Terimakasih sudah membuat postingan ini. Saya jadi mengerti.

Beri tanggapan