Search form

Yang konsisten tidak mengandung kontradiksi

Sesuatu yang konsisten tidak mengandung kontradiksi.

Audiens

Kembali lagi pada masalah konsistensi. Hal-hal yang konsisten tidak mengandung kontradiksi. Kita akan melihat contoh teman-teman kita kembali: Budi, Cali, Dahlan, Ebing, Farhan, dan Gilang.

Pembicaraan Budi, Cali, Dahlan, dan Ebing adalah konsisten. Antara mereka berempat, tidak terjadi ketidaksetujuan. Kita dapat melihat bahwa dalam pembicaraan mereka tidak terdapat kalimat-kalimat yang menentang, yang mengatakan satu hal yang sama sebagai iya sekaligus tidak.

Kita juga melihat bahwa Farhan dan Gilang konsisten. Mereka berdua saling setuju.

Tetapi ketika keenamnya digabungkan, ternyata mereka tidak lagi konsisten.

Mengapa? Karena terdapat kalimat yang saling kontradiksi, yaitu antara Ebing dengan Farhan dan Gilang.

Perhatikan bahwa walaupun antara Ebing dengan Farhan terjadi kontradiksi, tetapi seandainya kita hilangkan Ebing, pembicaraan mereka tidak lagi mengandung kontradiksi, sehingga menjadi konsisten, walaupun kita akan bingung melihat Farhan marah-marah sendiri tanpa sebab.

Perhatikan bahwa dalam pembicaraan di atas, Budi, Cali, dan Dahlan hanya berbicara mengenai bau dan celana Farhan yang basah. Tetapi tidak berarti mereka mengatakan bahwa Farhan pipis di celana. Sehingga dalam rangkaian pembicaraan di atas, tidak ada yang bilang iya dan tidak untuk hal yang sama. Walaupun kelihatannya Farhan salah paham, tapi praktis tidak ada kontradiksi dalam pembicaraan mereka. Maka pembicaraan mereka konsisten.

Konsistensi dan Kontradiksi

Kumpulan informasi yang konsisten tidak mengandung kontradiksi. Munculnya kontradiksi akan membuat kumpulan informasi itu menjadi tidak konsisten lagi. Seperti yang telah kita lihat dalam pembicaraan teman-teman kita di atas, ketika kontradiksi dibuang, maka pembicaraan mereka menjadi konsisten.

Beri tanggapan