Search form

Bentuk-bentuk primitif

Bentuk-bentuk dasar.

Dengan Processing, kamu bisa membuat bentuk-bentuk sederhana yang disebut sebagai primitif. Disebut primitif bukan karena tidak memakai baju dan suka makan orang, tetapi karena bentuk-bentuk ini adalah bentuk yang sederhana, yang bisa digabungkan untuk membuat bentuk yang lebih kompleks.

Setiap bentuk dipengaruhi oleh stroke, fill, dan strokeWeight. stroke adalah warna pada tepian bentuk. Pada awalnya stroke selalu berwarna hitam. Fill adalah warna isi, yang awalnya selalu berwarna putih. strokeWeight adalah tebal garis tepinya.

Titik

Sebuah titik bisa digambar dengan point.

point(x, y);

Dengan point kamu bisa membuat titik pada koordinat x, y. Sebagai contoh, kode di bawah ini akan menghasilkan titik pada koordinat (40, 70).

point(40, 70);

Garis

Garis lurus dapat dibuat dengan line.

line(xA, yA, xB, yB);

Garis akan dibuat dari titik (xA, yA) menuju ke titik (xB, yB). Kode di bawah ini akan menghasilkan garis dari koordinat (20, 30) ke (40, 80).

line(20, 30, 40, 80);

Segi tiga

Segitiga terbentuk dari 3 titik. Maka triangle memerlukan koordinat titik pertama (xA, yA), kedua (xB, yB), dan ketiga (xC, yC).

triangle(xA, yA, xB, yB, xC, yC);

Sebagai contoh, kode di bawah akan membuat segitiga dengan titik-titik (10, 20), (80, 40), dan (50, 90).

triangle(10, 20, 80, 40, 50, 90);

Segi empat

Segi empat dapat dibuat dengan dua macam cara. Pertama, kamu bisa membuat segi empat sembarang menggunakan quad. Penggunaannya seperti triangle, kamu harus memberikan setiap koordinat titik sudutnya.

quad(xA, yA, xB, yB, xC, yC, xD, yD);

Kode di bawah ini akan menghasilkan segiempat sembarang yang titik-titiknya adalah (10, 20), (80, 30), (90, 90), dan (40, 70).

quad(10, 20, 80, 30, 90, 90, 40, 70);

Lalu bagaimana jika kamu ingin membuat persegi panjang yang tegak? Kamu bisa saja mengatur koordinatnya sedemikian hingga dihasilkan persegi panjang yang tegak. Tetapi Processing menyediakan cara yang lebih baik, yaitu rect. Dengan rect kamu hanya perlu memberikan koordinat titik paling kiri atas saja (x, y), dan memberitahu lebar dan tinggi yang diinginkan (dalam satuan piksel).

rect(x, y, lebar, tinggi);

Kode di bawah akan menghasilkan persegi panjang di posisi (30, 50) dengan lebar 60 dan tinggi 40.

rect(30, 50, 60, 40);

Elips, Lingkaran dan busur

Membuat elips bisa dengan ellipse.

ellipse(x, y, lebar, tinggi);

Kode di bawah ini akan menghasilkan elips pada koordinat (50, 40) dengan lebar 80 piksel dan tinggi 20 piksel.

ellipse(50, 40, 80, 20);

Lingkaran adalah keadaan khusus dari elips, yaitu lebar dan tingginya sama. Maka kalau ingin membuat lingkaran, kamu tinggal menset lebar dan tinggi menjadi sama besar. Itu akan menjadi diameter lingkaran.

ellipse(50, 50, 30, 30);

Kalau kamu hendak membuat busur, kamu bisa gunakan arc. Sebenarnya arc bukanlah menggambar busur saja, tetapi menggambar sebuah sektor lingkaran atau elips. Kamu perlu memberitahu Processing mengenai titik pusatnya (x, y), lebar dan tingginya, kemudian sudut awal dan sudut akhirnya. Sudut selalu dituliskan dalam radian.

arc(x, y, lebar, tinggi, sudut awal, sudut akhir);

Kode di bawah ini akan menghasilkan sektor elips yang berpusat di (50, 50), dengan lebar 90 dan tinggi 70, digambar dari sudut awal 0.8 radian (45.8 derajat) hingga sudut akhir 5.1 (292.2 derajat).

arc(50, 50, 90, 70, 0.8, 5.1);

Beri tanggapan